Berhanyut
di atas ‘sungai’ tradisi, dengan sampan
yang lain, mungkin sebuah siasat yang menggoda. Sebuah
cara yang juga diterima dalam sejarah manusia. Kehidupan
yang begitu banyak segi dan sisi itu, tidak mesti dijalani,
dilayari dan direnangi dengan pola-pola dan gaya biasa:
Sebuah gaya yang merujuk pada ketentuan umum, kesepakatan
awam, tatanan orang banyak. Seolah-olah ‘matahari
kehidupan’ itu menyembul dan hanya bisa bersinar
ketika kita merengkuh dayung dengan pola dayung umum,
dengan pola ciau awam, dan dengan bentuk perahu orang
banyak pula. |